Jumat, 14 September 2012

SUSI SUSANTI




Salah satu kebanggaan yang pernah dimiliki Indonesia adalah prestasi seorang bintang, ratu bulutangkis bernama Susi Susanti. Susi Susanti adalah pemain bulutangkis putri paling melegenda di seluruh jagad Indonesia. Ia tidak hanya terkenal sebagai jago di kandangnya sendiri, Susi adalah macan Asia. Bahkan ia juga layak disebut ratu bulutangkis sejagad. Susi yang memiliki nama lengkap Lucia Francisca Susi Susanti ini, terkenal memiliki semangat juang yang tinggi dan ulet dalam mengejar bola. Karena semangat bajanya itulah ia berhasil memenangkan begitu banyak turnamen bulutangkis yang digelar di Indonesia maupun dunia.

Susi yang dilahirkan di Tasikmalaya pada 11 Februari 1971 ini, telah mengharumkan Indonesia di pentas internasional sejak berusia 14 tahun, yaitu ketika merebut gelar juara di ajang World Championship Junior pada 1985. Pecinta bulutangkis Indonesia di era 1990an tentu tidak akan pernah melupakan hari itu, yaitu saat dengan mengharukan Susi Susanti mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Barcelona pada 1992. Susi Susantilah orang pertama yang membuat Sang Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di ajang olimpiade. Prestasi Susi lainnya di ajang olimpiade adalah meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996.


Peraih penghargaan Hall Of Fame kepada Susi Susanti International Badminton Federation (sekarang Badminton World Federation) pada bulan Mei 2004, layak mendapat gelar sebagai Ratu bulutangkis se-Asia Tenggara, saat menjadi Juara SEA Games sebanyak 5 kali berturut-turut pada 1987,1989, 1991,1993 dan 1995.


Selain di kawasan Asia Tenggara, prestasi Susi Susanti dalam bulutangkis di arena internasional adalah sebagai berikut :

• Pada tahun 1985 menjuarai World Championship Junior.
• Tahun 1987 menjuarai World Championship Junior.
• Pada 1989 menjuarai World Cup dan Indonesia Open.
• Tahun 1990 menjuarai World Cup, All England, World Badminton Grand Prix dan meraih Medali Perunggu pada Asian Games.
• Tahun 1991 Susi menjuarai World Badminton Grand Prix, All England, Indonesia Open, Japan Open, Denmark Open, Thailand Open, Swedish Open, dan China Taipei Open.
• Tahun 1992 menjuarai World Badminton Grand Prix, Malaysia Open, Japan Open, Denmark Open, German Open, Thailand Open, dan Swedish Open.
• Tahun 1993 menjuarai World Championship, All England, World Badminton Grand Prix, Malaysia Open, Dutch Open, German Open, Thailand Open.
• Tahun 1994 menjuarai World Cup, All England, World Badminton Grand Prix, Indonesia Open, Malaysia Open, Japan Open, Indonesia Open, Dutch Open, German Open, Thailand Open, China Taipei Open dan meraih Medali Perunggu Asian Games.
• Tahun 1995 menjuarai Indonesia Open, Malaysia Open, Korea Open dan Japan Open.
• Tahun 1996 menjuarai World Cup, World Badminton Grand Prix, Indonesia Open, China Taipei Open dan meraih medali perunggu di olimpiade Atlanta.
• Tahun 1997 menjuarai World Cup, Indonesia Open, Malaysia Open, dan Vietnam Open.


Pada tahun 1997 Susi Susanti mengakhiri masa lajang dan menikah dengan kekasihnya,sekaligus rekannya di pelatnas yang sudah dipacarinya selama 10 tahun, Alan Budikusuma. Cinta lokasi itu berakhir di pelaminan. Pasangan yang dijuluki sebagai pengantin olimpiade pada Olimpiade Barcelona 1992 karena mempersembahkan emas untuk Indonesia di nomor tunggal putri dan tunggal putra itu, menikah pada 9 Februari 1997. Pada tahun itu juga Susi hamil dan memutuskan untuk ‘menggantung raket’ setelah mengantongi sejumlah gelar juara.



Sampai saat ini Susi Susanti tidak tergantikan, belum ada pemain bulutangkis putri Indonesia yang mampu menyamai prestasi Susi Susanti. Prestasi telah ditulisnya dengan tinta emas, untuk mengharumkan nama Indonesia. Susi Susanti yang dijuluki sebagai Singa dari Tasikmalaya ini, layak dinobatkan sebagai Ratu Bulutangkis Indonesia



Dari berbagai sumber
Photo: Google

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar